Make your own free website on Tripod.com

SELAMAT DATANG DI RUBRIK OTOMOTIF

 

 
CARA  MENGHEMAT  BENSIN

Periksa tekanan ban secara berkala, sesuaikan dengan spesifikasinya. Kurang angin menyebabkan pemborosan bahan bakar, terlalu keras pun sering membuat boros karena ban sering tergelicir atau selip. Pergunakan ban standar, ban berukuran besar membuat boros bensin. Lakukan spooring dan balansing secara berkala. Kesalahan spooring bisa mempercepat keausan ban dan boros bahan bakar. Tune-up mesin secara berkala, termasuk penggantian pelumasnya. Gantilah saringan-saringan secara berkala. Di luar hal di atas, ada cara penghematan yang sangat tergantung dari manusianya. Jangan mengendarakan mobil secara ugal-ugalan, tekan pedal gas seperlunya. Hindari pengendaraan berhenti dan bergerak secara berulang-ulang dalam waktu lama. Pergunakan AC seperlunya. Terakhir, usahakan mobil selalu dipacu dalam kecepatan tetap, kecepatan ideal di luar kota sekitar 70 km / jam.

SELAMAT MENCOBA !

 

TAHUN BERSEJARAH OPEL

( 1899-1998 )

 1899		Penandatanganan kontrak dengan  Freidrich  Lutzmann. Model pertama 
         	 	"Opel Patenr Car", sistem Lutzmann.
 1901		Penandatanganan kontrak dengan  Prenchman Alexandre Darracq un-
		 tuk memproduksi mobil  Darracq.
 1902		Desain mobil Opel pertama model  10/12 hp.
 1903		Konstruksi pertama mesin Opel  4 silinder untuk model 20 - 22 TK .
 1906		Membuka cabang Opel di Berlin .
 1907                 Memenangkan balap Kaiser's Prize Race di Taunus dan sebagai mobil
        	             terbaik .
 1909		Memproduksi Doctor Car  4 - 5tk.
 1910		Mengenalkan sistem modul pada produksinya.
 1912		Mencatat produksi  10.000 unit.
 1913		Membuat mobil balap Grand Prix dengan mesin  4.000 cc, 4 silinder,  4
	             katup per silinder.
 1914		Opel menjadi pabrikan terbesar di Jerman. Tahun itu sukses mempro-
          	            duksi  Puppchen ( Poppet ).
 1919		Membuka trek balap Opel di Russelheim selatan.
 1924		Opel menerapkan sistem produksi Assembtly Line. Loubfrosch dipro-
                   	duksi dengan sistem ini.
 1928		Opel pertama kali menggunakan mesin  8 silinder pada model Regent.
 1931		Opel memproduksi truk Opel Blitz.
 1935		Opel mempersiapkan Olympia, yang menggunakan bahan baja ( steel ) 
	             untuk seluruh body dan framenya. Opel menjadi pabrikan pertama
	             yang mampu memproduksi mobil melebihi 100 ribu unit per tahun.
 1940		Memproduksi Kapitan.
 1946		Konstruksi pertama setelah perang, truk Opel Blitz  1,5  ton.
 1953		Untuk pertama kalinya Olympia Rekord menggunakan full bodyshell.
 1962		Membuka plant baru di Bochum untuk memproduksi Opel Kadett baru.
 1966		Menyiapkan Opel  GT.
 1979		Menyiapkan Kadett  D, model Opel pertama yang menggunakan Front
                    	Wheel  Drive.
 1982		Opel membuka plant baru di Saragossa, Spanyol, untuk memproduksi 
           	             Opel Corsa.
 1989		Opel pertama menerapkan Katalik Konverter sebagai kelengkapan stan-
	             dar di Eropa.
 1991		Mempersiapkan Frontera, kendaraan mode Off Road pertama Opel.
 1994		Opel  MV6 sebagai top model Opel.
 1995		Opel Vectra, pertama menerapkan pedal Release System dan  Kantung
                    	Udara .
 1996		Pertama kali Opel memperkenalkan Minivan Sintra. Memproduksi Ca-
	             dillac Catera berbasis Opel Omega.
 1998		Memulai produksi Astra baru. Mempersiapkan model Monterey dan 
            	             Frontera serta mempersiapkan sedan empat pintu Astra.

 

MERAWAT MESIN DIESEL

Secara umum perawatan mesin diesel tidak jauh berbeda dengan perawatan mesin bensin. Yang diperlukan adalah penggantian pelumas atau oli mesin secara berkala. Begitu pula dengan filter-filternya, perlu giganti saat melakukan servis besar. Sebagai patokan, umumnya pembuat mobil menyarankan untuk mengganti filter oli dan solar setiap tiga kali ganti oli mesin. Bila dihitung dengan waktu sekitar tiga bulan atau setiap 7.500 km. Hal yang berbeda antara mesin bensin dan diesel, saringan solar mesin diesel tidak boleh hanya dibersihkan, tapi harus diganti.

Sistem bahan bakar diesel jauh lebih peka dibandingkan mesin bensin. Kotoran halus yang masuk ke sisem bahan bakar akan berakibat kerusakan yang cukup berarti. Ada satu saringan yang tidak dimiliki mesin bensin, yaitu pemisah air dan bahan bakar atau water separator. Air merupakan bahan yang bisa merusak sistem bahan bakar. Saringan ini harus dibersihkan secara rutin. Tidak tergantung waktu, bila sudah penuh langsung dibersihkan.

Hal khusus lainnya, jangan biarkan solar sampai habis. Untuk menghidupkan mesin diesel yang kehabisan solar memerlukan keahlian khusus. Lebih buruk lagi, kotoran yang ada di dasar - dasar tangki akan terbawa masuk ke sistem bahan bakar. Kotoran akan menyumbat dan mengganggu kerja pompa bahan bakar. Mobil akan rewel dan kurang tenaga. Pada dasarnya, bila perawatan dilakukan dengan telaten, mesin akan awet dan tidak rewel.

 

SUZUKI KARIMUN VS DAIHATSU TARUNA
M E S I N

Dari segi mesin Karimun memang tidak dapat disetarakan dengan Taruna. Karimunmengadopsi mesin milik Suzuki Carry ST100, yang hanya memiliki kapasitas 970 CC,model segaris 4 silinder ala SOHC yang memiliki 8 katup. Sedang Taruna mengambil mesin 1600 CC milik Daihatsu Espass 1.6 model segaris, SOHC, 16 katup. Bila keduanya dibandingkan, prestasi mesin 1600 CC milik Taruna jauh lebih baik dibanding dapur pacu Karimun. Mesin Karimun hanya menghasilkan tenaga 56 Ps / 5.500 rpm, sedang milik Taruna bisa mencapai 86 Pc / 6.000 rpm. Pun begitu dengan torsi maksimalnya, Karimun hanya 7,8 kgm / 4.000 rpm, sedang milik Taruna mencapai 12,6 kgm / 3500 rpm. Untuk urusan urusan dapur pacu, kedua mobil berhidung ini memang tidak sekelas. Karena itu kedua mobil ini dikelompokkan dalam segmen yang berlainan. Bila Karimun masuk ke dalam segmen mobil jenis Multi Purpose Utility ( MPU ), maka Taruna tergolong pada mobil jenis KBNS, -sekelas dengan Kijang, Suzuki Vitara, dan sejenisnya.

B O D I

Dengan begitu, Karimun Karimun bakal menjadi pemain tunggal untuk kelompok MPU berhidung panjang di kelasnya. Di kelas inilah Karimun bakal mempertontonkan kelebihannya. Misalnya mesin yang hemat bahan bakar, satu - satunya MPU berpenggerak roda depan, dan menggunakan suspensi spiral di roda depan dan belakang. Hanya saja, MPU model gres bikinan Suzuki ini cuma dapat ditunggangi 4 orang dewasa, tidak seperti MPU generasi lawas seperti Suzuki Carry Extra 1.0 yang mampu memuat penumpang hingga 7 orang.

Tidak begitu dengan Taruna yang memiliki ruang penampung dan ukuran bodi yang jauh lebih lega. Soalnya, cikal bakal Taruna adalah Terios, jip keluaran Daihatsu yang banyak dipasarkan di Malaysia dan Taiwan. Taruna mampu memuat penumpang 7 orang dewasa, seperti KBNS lainnya. Cuma pihak ASTRA Daihatsu Motor tidak bulat - bulat menyontek semua spesifikasi milik Terios yang dijual di mancanegara. Misal, bila Terios menggunakan mesin 1.300 CC berpenggerak semua roda, maka Taruna meggunakan mesin 1.600 CC dengan sistem penggerak roda belakang.

Lantas, bagaimana dengan bodinya dibandingkan dengan Karimun ?. So pasti Taruna jauh lebih lapang. Jarak porosnya lebih panjang 165 mm, jarak pijak roda depannya lebih lebar 15 mm, dan 25 mm lebih lebar untuk jarak pijak roda belakangnya. Taruna menggunakan pintu bagasi model " lift back ", serupa Kijang. Hanya saja, ban cadangannya ditempatkan pada hanger yang terpasang di pintu belakang, sama persis dengan penempatan ban cadangan pada Nissan Terrano. Dari sisi modis, Taruna terkesan lebih jantan dibanding Karimun yang lebih bertampang imut-imut seperti kebanyakan mobil yng khusus diperuntukkna bagi kaum hawa.

K E N Y A M A N A N

Bagaimana dengan tingkat kenyamanannya ?. Karimun sudah pasti lebih nyaman lantaran bersuspensi seperti kebanyakan sedan : model independen McPherson di bagian depan dan pegas koil di bagian belakang. Sedang Taruna lebih mengutamakan sisi ketangguhan di segala medan dibanding faktor kenyamanan. Seperti diketahui, Jip banci milik Daihatsu ini menggunakan suspensi sama persis dengan Kijang : yang depan model independen berpegas Torsi, sedang yang belakang model kaku dengan pegas daun. Wajar saja bila mobil ini sanggup merambah segala medan jalan, termasuk untuk ber-off-road ria. Tidak seperti Karimun yang hanya mampu dikemudikan di jalan super mulus, seperti lazimnya sedan.

Nah ! mau Karimun yang imut-imut atau Taruna yang gagah perkasa ?

 

BACK NEXT

 

27 Juli 2003 02:47:07